
Butir pasir ini sesaat tenang, d hinggapi siang membakar setiap raga malam. Gundahnya terasa gersang, meletup hebat di taman kalam. Bukan hasratku malang, bukan debaranku yang usang. Membahana dan bersinar ditemani redup temaram. Disambut garang oleh senyuman, dan di peluk oleh kecupan. Sungguh mesra bukan ??
Bukan kerinduan yg panjang. Bukan kelincahan kunang-kunang, karna... Yang kudamba adalah kalian , yg ummi seru dengan panggìlan kawan!!
Karena karunia Illahi tak pernah padam, hingga akhir zaman, aku menanti disisi jalan.... hingga terbentang jalan yang lapang di padang ilalang
Akankah cintaku ini akan terhapus hanya untuk semalam....ohhh Allah yang begitu luas bagai gumparan melebihi jagad alam.... kerinduan ku tak pernah kusam hanya untuk-Mu seorang...
No comments:
Post a Comment